{"id":963,"date":"2026-06-28T04:17:08","date_gmt":"2026-06-28T04:17:08","guid":{"rendered":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/?p=963"},"modified":"2026-06-28T04:17:08","modified_gmt":"2026-06-28T04:17:08","slug":"resep-pempek-ikan-tenggiri-cara-membuat-dan-tips-suksesnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/resep-pempek-ikan-tenggiri-cara-membuat-dan-tips-suksesnya\/","title":{"rendered":"Resep Pempek Ikan Tenggiri: Cara Membuat dan Tips Suksesnya"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Pempek Ikan Tenggiri: Cara Membuat dan Tips Suksesnya<\/h1>\n<p>Pempek, kuliner khas Palembang yang telah merebut hati banyak pencinta kuliner di seluruh Indonesia, dikenal sebagai salah satu warisan kuliner Nusantara yang menggugah selera. Terbuat dari ikan dan sagu, pempek menawarkan cita rasa yang gurih dan tekstur kenyal yang khas. Salah satu jenis pempek paling populer adalah Pempek Ikan Tenggiri, yang memiliki rasa lezat dan kaya akan protein. Artikel ini akan membahas secara mendalam cara membuat Pempek Ikan Tenggiri dan berbagai tips suksesnya. <\/p>\n<h2>Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<h3>Bahan Utama:<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Ikan Tenggiri<\/strong>: 500 gram daging ikan tenggiri, haluskan<\/li>\n<li><strong>tepung sagu<\/strong>: 250 gram (pilih yang berkualitas tinggi untuk hasil terbaik)<\/li>\n<li><strong>Air Dingin<\/strong>: 200ml<\/li>\n<li><strong>Telur ayam<\/strong>: 2 butir, dikocok lepas<\/li>\n<li><strong>Garam<\/strong>: 2 sendok teh<\/li>\n<li><strong>Gula pasir<\/strong>: 1 sendok teh<\/li>\n<li><strong>Kaldu Bubuk<\/strong>: 1\/2 sendok teh (opsional)<\/li>\n<li><strong>Air untuk Merebus<\/strong>: cukup<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Bahan Cuko:<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Gula Merah<\/strong>: 250 gram<\/li>\n<li><strong>Air Asam Jawa<\/strong>: 100ml<\/li>\n<li><strong>Udara<\/strong>: 500ml<\/li>\n<li><strong>Bawang putih<\/strong>: 5 siung, haluskan <\/li>\n<li><strong>Cabai Rawit Merah<\/strong>: 15 buah, haluskan (sesuai selera)<\/li>\n<li><strong>Garam<\/strong>: 1 sendok teh<\/li>\n<li><strong>Ebi kering<\/strong>: 1 sendok makan, sangrai dan haluskan<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Peralatan:<\/h3>\n<ol>\n<li>Panci besar untuk merebus<\/li>\n<li>Kapal uap<\/li>\n<li>Mangkuk besar untuk mengaduk adonan<\/li>\n<li>Ulekan atau blender untuk menghaluskan bumbu<\/li>\n<li>Wadah untuk menyimpan pempek<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Cara Membuat Pempek Ikan Tenggiri<\/h2>\n<h3>1. Menyiapkan Adonan Pempek<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Campur Bahannya<\/strong>: Dalam mangkuk besar, campurkan daging ikan tenggiri yang sudah dihaluskan dengan air dingin, garam, gula, dan kaldu bubuk. Aduk hingga merata.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan Tepung Sagu<\/strong>: Masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil diuleni perlahan hingga adonan bisa dipulung. Jangan menguleni terlalu lama agar pempek tidak menjadi keras.<\/li>\n<li><strong>Bentuk Pempek<\/strong>: Ambil sejumput adonan, bentuk sesuai selera. Biasanya, pempek dibentuk panjang atau bulat pipih. Jika ingin membuat pempek kapal selam, bentuk adonan cekung seperti mangkuk, masukkan kocokan telur, lalu tutup rapat.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>2. Merebus Pempek<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Rebus Air<\/strong>: Didihkan air dalam panci besar dengan sedikit minyak agar pempek tidak lengket.<\/li>\n<li><strong>Masak Pempek<\/strong>: Masukkan pempek satu per satu ke dalam air mendidih dan masak hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>3. Membuat Cuko Pempek<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Campur Bahannya<\/strong>: Rebus air bersama dengan gula merah dan air asam jawa hingga gula larut.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan Bumbu<\/strong>: Masukkan bawang putih, cabai rawit, garam, dan ebi yang telah dihaluskan. Masak dengan api kecil hingga mendidih dan bumbu meresap. Saring untuk mendapatkan cuko yang bersih.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>4. Penyajian<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Goreng Pempek<\/strong>: Sebelum disajikan, goreng pempek sebentar dalam minyak panas hingga permukaannya kecokelatan.<\/li>\n<li><strong>Sajikan<\/strong>: Letakkan pempek di piring saji, potong-potong, dan siram dengan cuko. Bisa juga dinikmati bersama timun yang dipotong dadu kecil.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips Sukses Membuat Pempek Ikan Tenggiri<\/h2>\n<ol>\n<li><strong>Pilih Ikan Segar<\/strong>: Ikan tenggiri segar sangat penting untuk mendapatkan rasa pempek yang gurih dan berkualitas.<\/li>\n<li><strong>Gunakan Air Dingin<\/strong>: Selalu gunakan air dingin saat mencampur adonan, agar tekstur pempek tetap kenyal dan tidak lembek.<\/li>\n<li><strong>Jangan Terlalu Lama Menguleni<\/strong>: Adonan pempek hanya perlu diuleni hingga tercampur rata, bukan sampai kalis.<\/li>\n<li><strong>Cuko yang Mantap<\/strong>: Keseimbangan rasa manis, asam, pedas, dan gurih sangat penting untuk mendapatkan cuko yang lezat. Jangan ragu untuk menyesuaikan bumbu sesuai selera.<\/li>\n<li><strong>Penyimpanan<\/strong>: Jika tidak langsung dinikmati, simpan pempek dalam wadah kedap udara di dalam lemari es. Bisa tahan hingga beberapa hari sebelum digoreng.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan mengikuti resep dan tips ini, Anda bisa menikmati Pempek Ikan Tenggiri yang<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Pempek Ikan Tenggiri: Cara Membuat dan Tips Suksesnya Pempek, kuliner khas Palembang yang telah merebut hati banyak pencinta kuliner di seluruh Indonesia, dikenal sebagai salah satu warisan kuliner Nusantara yang menggugah selera. Terbuat dari ikan dan sagu, pempek menawarkan cita rasa yang gurih dan tekstur kenyal yang khas. Salah satu jenis pempek paling populer<span class=\"post-excerpt-end\">&hellip;<\/span><\/p>\n<p class=\"more-link\"><a href=\"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/resep-pempek-ikan-tenggiri-cara-membuat-dan-tips-suksesnya\/\" class=\"themebutton\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[254],"class_list":["post-963","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-resep-pempek-ikan-tenggiri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=963"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/963\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":965,"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/963\/revisions\/965"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamkampungmaya.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}